JADILAH MAWAR DI TEPI JURANG, BUKAN BUNGA DI TEPI JALAN



Bunga di tepi jalan, dilihat siapa saja yang lewat
Bebas dilirik, tak jarang terciprat lumpur,
tertendang, terinjak
Indah, memang
Tapi, dia berada ditempat yang hina
Akhirnya, diambil karena kasihan
Dipetik begitu saja, dan dibawa pulang setelah entah kemana,
oleh orang seperti apa

Tapi mawar ditepi jurang, dia ditemukan oleh
siapa yang bener-benar terpilih
Hanya dilihat jelas oleh orang yang bener-benar 
pemberani, untuk maju ke tepi jurang 
Dia juga indah, lagi berada di tempat yang terjaga dan rahasia sekali
Tak sembarang dipetik, taburan duri menjaganya
Dia hanya diambil oleh penggenggam bara api sejati
yang tak memperkarakan kala duri menusuknya

(Sarah Askarovic)                   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Sibiru

Secercah Kata Untuk Mereka