Tentang Sibiru
[Rasa Ikhlas Melahirkan Syukur]
Namanya Sibiru, quran kecil imut yang telah membersamaiku dari sejak 4 tahun yang lalu.
Tiba suatu hari Sibiru ini hilang dari pandangan - sedihku pun menagih, rasanya sediih sekali. Hingga selalu ingin menangis ketika mengingatnya. Lalu menyalahkan diri 
. Nyesel klo akhir-akhir ini kurang terperhatikan dan minim sapaan.
Pada akhirnya, timbullah niatan untuk beli baru dengan bentuk dan isi yang sama persiiis dengan (sibiru #2).
.....
Dan ku pun terkejoeet setelah melihat harganya di beranda online shop~
Dan mulai mengurungkan niat.
Karena cukup merogoh kocek. (tersebab Sibiru adalah hadiah, jadi gak pernah tahu betul harga aslinya)
.....
Tepat setelah mulai belajar mengikhlaskan, belajar melepaskan, dan ridho.. ingatan itu tiba-tiba kembali menerawang... yah, setelah aku menelusuri beberapa tempat, akhirnya ia ku temukan sendiri berdiam di rak tempat wudhu masjid kampus..setelah seminggu lebih menginap disana. Ah.. bahagianya🧡🧡
Pun hadir rasa syukur yang berulang.
Alhamdulillahi robbil 'Aalamiin, 'Alla kulli haal :
Pelajaran dari Sibiru :
1. Ikhlas
-Kadang Allah ingin kita ridho dengan sebenar-benarnya atas ketentuan dan rencana-Nya. Hingga Dia baru hadirkan kejutan baik yang tak terduga setelahnya.
2. Syukur
-Kadang kita lupa atas semua nikmat yang ada. Kita lebih fokus terhadap apa yang kita inginkan hingga melupakan yang ada. Dan kadang kita harus ditegur dulu baru bersyukur.
#bersyukurdulu
#ridhodulu


Komentar
Posting Komentar